adab berak dan adab beristinjak.umat islam adalah ummat yang diajari untuk beradap semoga dapat menjadi umat yang beradap.sehingga sampai kepada masaalah buang air besar ada adabnya.maka seorang muslim yang sempurna adalah seorang muslim yang beradab dengan sekeliling nya.dan juga beradap dengan nabi nya dan lebih lebih lagi dengan tuhannya.sekarang kita akan membahas masaalah adab dalam melakukan pembuangan kotoran dan adab adab beristinjak.
1.mendahului kaki kiri ketika masuk toilet dan keluar dengan kaki kanan.karena yang kiri cocok untuk yang berbau kotor dan jijik.sedangkan kanan idntik dengan yang bagus bagus dan terpuji.
2.tidak memasukan kedalam w.c sesuatu benda atau kertas yang tercantum atau tersebut atau tertulis nama Allah atau alqur an atau laennya karena memuliakannya.dan haram memasukannya kedalam w.c
3.menduduki kaki kiri dan menegakan kaki kanan.sehingga mudah keluar kotoran.kalau kencing sambil berdiri maka direnggangkan kedua kakinya
4..adab buang air besar didalam w.c tidak boleh menghadap atau membelakangi kiblat.dan diharamkan membelakangi atau menghadap kiblat kalau buang airbesar di padang sahara atau sejenisnya.baik berak atau kencing tidak boleh menghadap atau membelakangi kiblat.apabila buang air besar di padang sahara ditempat yang tidak ada pemukiman ma haram menghadap atau membelakangi kiblat .kecuali apabila memagari tempat ile buang hajat dengan dinding paling pendek 2/3 zira'(hasta) maka boleh ia menghadap atau membelakangi kiblat tapi lebih aula atau lebih afdhal tidak membelakangi atau menghadap kiblat
5.apabila seseorang berak atau buang hajat atau buang air besar hendaklah ia jauh dari manusia sehingga tidak terdengar suara atau bau dari kotorannya.
6.hendaklah menutupi tempat ia berak dengan dinding berketinggian paling kurang 2/3 hasta.
7.dan tidak kencing seseorang dalam air yang tenang.makruh hukum nya kencing pada air yang tenang yang sedikit bahkan seharusnya di haramkan karena dapat merusak lingkungan.
8.tidak boleh kencing diatas batu.karena jin mendiami disitu
9.dan jangan kencing berlawanan arah angin supaya tidak terpercik kencing ke akaian
10.dan juga dilarang kencing ditempat umum dan jalan.dikhawatir akan kena laknat dan makian dari manusia
11.dan tidak boleh berak dan kencing di bawah pohon yang sedang berbuah
12.tidak boleh berzikir ketika melakukan kaqha hajat dan hendaklah tidak berbicara ketika itu kcuali darurat.
13.apabila seseorang berak atau kencing di tempat seperti padang sahara atau bukan di w.c atau bukan ditempat yang disedikan untuk buang air maka hendaklah jangan beristinjak pada tempat itu hendaklah pidah ke tempat laen agar supaya tidak terbang najis ke pakaian nya ketika beristinjak.
14.hendaklah beristibrak dari kencing dengan cara berdehem atau batuk dan mengurut ngurutkan zakar supaya habis keluar kencingnya.
15. dan hendaklah membaca ketika masuk w.c bismillahi Allahumma A'uzubika minal khubsi wal khabaa is
dan ketika keluar hendaklah membaca " ghufraanak alhamdulilahillazi azhaba 'anni aza wa 'afaani
wajib istinjak dengan air mutlak atau dengan batu tapi ada beberapa syarat kalau mau beristinjak dengan batu.hendaklah beristinjak dengn tiga batu.wajib beristinjak dengn air saja atau dengan batu saja.dan apabila mau beristinjak dengan air dan batu sekaligus maka hendaklah mendahului batu kemudian air supaya afdhal.dan beristinjak dengan air saja lebih afdha daripda beristinjak dengan batu saja.dan juga boleh beristinjak dengan yang sama dengan batu yaitu tiap tiap barang yang keras yang suci yang dapat meresap dan tidak dihormati seperti kayu dan lain lain.dan tidak boleh beristinjak dengan makanan manusia danmakanan jen yaitu tulang.dan boleh beristinjak dengan kulit binatang yang disembilih dan sudah disamak.tidak dengan selainnya.
syarat beristinjak dengan batu;
1. boleh beristinjak dengan batu apabila najis atau kotoran yang masih menempel di lobang keluarnya belum kering.kalau najisnya sudah kering maka tidak sah beristinjak dengan batu maka wajib memakai air mutlak
2.dan najis tersebut belum berpindah tempat dari posisinya semula
3.dan tidak terkena najis yang lainnya pada kotoran yang hendak diistinjakan
dan apabila telah kering najis atau datang najis lain kepadanya atau berpindah tempat ia najis maka tertentulah air dan jangan memakai batu.dan jikalau yang keluar dari lubang kubul atau dubur oleh darah atau bercampur dengan najis ketika keluar dan lengket pada lingkaran lobang alat pengeluaran maka apabila tidak berpencara keluar daripada lobang dubur atau kubul maka boleh menggunakan batu untuk beristinjak menurut pendapat adh-har
4.dan wajib tiga kali basuhan apabila memakai batu supaya sempurna istinjaknya
tiga buah batu atau satu batu dengan tiga ujung batu.
5.dan apabila tiga kali basuhan tidak bersih maka wajib menambah basuhan sehingga tinggal bekas yang tidak dapat kita bersihkan kecuali dengan air.disunatka kita ganjilkan basuhan apabila beristinjak dengan batu.dan disunatkan beristinjak dengan tangan kiri.
Sunday, February 22, 2009
adab masuk ke toilet dan adab beristinjak
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment