sekarang insyaAllah kita akan membahas masaalah mandi mencakupi apa saja yang diwajibkan mandi dan memandika dan yang tidak boleh dimandikan dan hukum hukum serta cara cara mandi.
hal hal yang diwajibkan mandi ;
1. meninggal dunia kecuali mati syahid
2. haid dan nifas maka diwajibkan andi ketika sudah terpustus masa keluarnya.
3.melahirkan bayi tanpa basah menurut pendapat ashah karena bayi pada manzilah mani
4.dan janabah atau berjunub dengan memasukan ujung zakar atau ukurannya apabila tidak adalagi kepalanya kedalam vagina depan atau belakang daripada orang atau hewan .
5.keluar mani dengan cara biasa atau bukan.deketahui mani dengan merasakan lezat ketika keluarnya atau dengan baunya yang khas dan lembab dan putih kering warnanya.dan sekalipun tidak merasakan lezat keluarnya atau tenpencar karena yang keluar adalah sisa mani.maka wajib mandi juga seperti apabila sisa mani keluar setelah kita mandi junub maka wajib mandi lagi.apabila yang keluar itu tidak memiliki sifat seperti yang telah disebutkan diatas maka tidak wajib mandi seperti apabila keluar mazi atau wadi.
perempuan juga berjunub apabila dimasukan zakar kedalam vaginanya.seukuran kepala zakar atau lebih.dan mani perempuan juga dengan merasakan kelezatan ketika keluarnya.
dan diharamkan bagi orang yang wajib mandi akan apa apa yang diharamkan bagi orang berhadast seperti shalat dan sebagainya dan diharamkan juga bediam dalam mesjid.tidak diharamkan apabila lewat saja.dan diharamkan membaca al qur an walaupun beberapa ayat saja dengan niat membaca alqur an dan diboleh kan dengan niat zikir.seperti membaca zikir atau doa waktu berpergian dengan kenderaan walaupun zikir itu adalah satu ayat dari alqur an.dan seperti juga membaca inna lillaahi wainna ilaihi raajiun ketika terkena musibah.dan apabila seseorang yang diwajibkan mandi kepadanya membaca ayat tersebut dengan niat alqur an saja atau bersama zikir atau tidak diniatkan apa apa niscaya hukum nya haram.dibolehkan apabila berniat zikir saja.
cara mandi wajib yaitu dengan niat merafak hadast besar atau merafak janabah atau istibahah yang diperlukankepada mandi atau berniat menunaikan fardhu mandi atau berniat menunaikan
mandi wajib. dan selanjutnya meratakan air kepada selurub tubuh.
dan tidak disunatkan mentajdid mandi seperti disunatkan mentajdid wudhuk.dan barang siapa terkena najis maka dicuci terlebih dahulu dan dibersihkan najis itu dulu baru kemudian melaksanakan mandi wajib.dan apabila seseorang berhadast kemudian berjunub atau sebaliknya maka mandi ia.menurut pendapat mazhab mencukupi mandi nya akan wudhuk walaupun tidak berniat wudhuk ia .wallahu 'a'lam
Tuesday, February 24, 2009
bab mandi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



0 comments:
Post a Comment